Perbedaan sabun Pepaya RDL dan BDL, bagus mana?

ads

Apa sih perbedaan sabun Pepaya RDL dan BDL? Lebih bagus mana? Apakah keduanya adalah sabun yang aman? Dari segi merk memang tampak mirip, hanya beda satu huruf saja. Meski sama-sama mengusung tema sabun pepaya, keduanya terdapat sejumlah perbedaan.

Sabun pepaya menjadi pilihan banyak orang untuk melakukan perawatan wajah. Dengan banyaknya peminat, tak heran kalau ada berbagai merk sabun pepaya yang beredar di pasaran. Salah satunya yang terkenal adalah RDL, yang merupakan produk impor dari Filipina. Nah, kalau yang dari Indonesia ada sabun pepaya dengan merk BDL. Lalu apa perbedaan sabun pepaya RDL dan BDL?

1. Pabrik yang memproduksi
RDL merupakan brand produk kencantikan asal Filipina. Sabun RDL Papaya diproduksi oleh RDL Pharmaceutical Laboratory, Inc. Sabun pepaya RDL diimpor dan didistribusikan secara resmi oleh PT Amosys Indonsia. Sedangkan sabun pepaya BDL diproduksi oleh PT Sparindo Mustika yang beralamat di Tangerang.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa sabun pepaya RDL merupakan produk impor, sedangkan sabun pepaya BDL merupakan produk buatan lokal.

2. Nomor BPOM
Baik sabun pepaya RDL maupun BDL, keduanya sudah terdaftar di BPOM, sehingga keduanya adalah produk yang aman. Adapun nomor BPOM sabun pepaya RDL yaitu NA40170500158, sedangkan nomor BPOM sabun pepaya BDL adalah NA18161202152.

Meskipun sabun pepaya RDL berasal dari luar negeri, sabun ini juga harus didaftarkan ke BPOM sehingga bisa diedarkan secara legal di Indonesia. Namun, konsumen harus berhati-hati karena telah banyak beredar sabun pepaya RDL palsu.

BPOM pernah menggerebek pabrik sabun kecantika di Tangerang. Dalam razia tersebut, BPOM menemukan bahwa pabrik tersebut memproduksi sabun RDL palsu. Untuk beritanya bisa kalian baca di https://kabar6.com/bpom-banten-curiga-sabun-qrdlq-palsu-sudah-beredar-di-pasaran/.

Memang ada produk kecantikan dari luar negeri, kemudian karena di Indonesia banyak peminatnya, kemudian membuka pabrik di Indonesia atau bekerjasama dengan pabrik tertentu untuk membuat produk tersebut. Kalau cara ini tak masalah. Masalahnya aalah kalau ada produsen yang membuat sabun dengan menggunakan merk produk lain tanpa izin. Ini sama saja dengan meniru, dan bisa merugikan pemilik brand produk tersebut. Apalagi kalau sabun yang dibuat ternyata mengandung bahan yang tidak aman, maka bisa membuat merk sabun tersebut menjadi jelek, padahal produk yang asli sudah terdaftar di BPOM.

3. Harga
Sabun pepaya RDL tersedia dalam ukuran 90 gram dengan harga Rp18.500, dan 135 gram dengan harga Rp22.500. Sedangkan sabun pepaya BDL yang berukuran 128 gram harganya Rp12.000. Jadi kalau dilihat dari harganya, sabun pepaya BDL lebih murah ketimbang sabun pepaya RDL.

4. Rating
Untuk penilaian sabun ini saya ambil referensi dari website Female Daily. Sabun pepaya RDL mendapatkan rating 3,8, sedangkan sabun BDL tak jauh berbeda, yaitu 3,6. Adapun untuk respon dari pengguna beragam, ada yang merasa cocok, dan ada juga yang tidak.

5. Aroma
Untuk apa bahas aroma? Kan sudah jelas sabun pepaya berarti aromanya pepaya dong. Tidak seperti itu. Kalau sabun yang bertema buah, seperti sabun Harmony, aromanya memang aroma buah seperti yang tercantum di kemasannya. Tapi kalau sabun pepaya, ternyata belum tentu beraroma pepaya. Jadi, kalau ada sabun pepaya tapi aromanya bukan pepaya, itu bukan berarti produk palsu.

Adapun aroma sabun pepaya RDL beraroma jeruk, berdasarkan pendapat orang yang sudah pernah pakai sabun ini. Sedangkan sabun BDL aromanya mirip permen karet rasa jeruk.

Aroma sabun lebih dipengaruhi oleh fragrance / parfum yang digunakan dalam pembuatan sabun tersebut. Jadi, meskipun namanya sabun pepaya, bisa saja beraroma jeruk atau aroma lainnya, bergantung pada fragrance yang digunakan.

6. Kehalalan
Kehalalan menjadi salah satu aspek penting bagi RDL, mengingat produk-produknya diedarkan ke negara-negara dengan mayoritas muslim, seperti Indonesia, Malaysia, Uni Emirat Arab, Qatar, dan sebagainya. Di website resminya, yaitu https://rdlpharmaceutical.com.ph/, disebutkan bahwa RDL telah disertifikasi halal.

Sabun pepaya RDL juga telah disertifikasi halal oleh MUI dengan nomor sertifikat 00150069260614.

Adapun untuk sabun pepaya BDL di kemasannya sudah terdapat logo halal MUI, dengan nomor sertifikat 00150069260614.

Jadi, keduanya adalah produk yang kehalalannya telah diuji.

Kesimpulan
Meskipun terdapat sejumlah perbedaan, keduanya merupakan produk yang aman digunakan. Keduanya sama-sama bagus. Namun, untuk kecocokan terhadap suatu produk, kembali ke masing-masing. Ada yang cocok menggunakan BDL, ada juga yang tidak. Begitu juga dengan sabun RDL. Dan usahakan membeli produk yang asli.

Apakah sabun pepaya bisa memutihkan? Well, kegunaan utama sabun bukan itu ya. Sabun itu untuk membersihkan. Kalau sabun wajah berarti untuk membersihkan wajah. Adapun untuk mencerahkan kulit itu tak cukup kalau cuma pakai sabun. Sekalipun suatu sabun mengandung whitening agen, sabun cuma sebagai pelengkap dalam usaha mencerahkan kulit. Kalaupun ada orang yang mengklaim kalau wajahnya bisa putih dengan memakai sabun tertentu, maka patut dipertanyakan apakah ia benar-benar hanya memakai sabun saja, atau pakai cream bahkan serum juga.

Demikian perbedaan sabun pepaya RDL dan BDL. Menemukan perbedaan lainnya? Silakan tulis di komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *