Apakah Asupan Asam Folat Sangat Penting untuk Ibu Hamil ?

Banyak asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Mulai dari zat besi, vitamin dan protein sampai berbagai mineral yang penting lainnya. Selain itu, ada juga satu lagi yang tidak boleh dilupakan, yaitu asam folat.

Asam folat ini termasuk nutrisi yang paling penting dalam pembentukan sel otak. Suplemen prenatal (masa sebelum kelahiran) dengan asupan asam folat, penting untuk kecerdasan bayi meski dalam kandungan.

Temuan dari ahli dalam Journal of American Medical Association telah mengatakan bahwa Ibu yang telah mengonsumsi asam folat selama empat minggu sebelum kehamilan dan delapan minggu setelah kehamilan, dapat meminimalkan risiko autis pada bayi dengan sebanyak 40 persen.

Manfaat asam folat untuk ibu hamil bukan hanya itu saja. Asam folat ini bisa mengoptimalkan perkembangan pada tabung saraf janin sebagai suatu pembentuk sel darah merah. Hingga bisa menjadi pembentuk sumsum tulang belakang. Nah, Anda tahu bukan betapa pentingnya asam folat untuk ibu dan janin?

Manfaat Asam Folat bagi Ibu Hamil

Apakah Asupan Asam Folat Sangat Penting untuk Ibu Hamil ?

Bagi Anda yang sedang dalam kondisi hamil atau sedang berencana untuk program hamil, mendapatkan asupan asam folat adalah salah satu hal yang sangat penting. Asupan asam folat ini bisa diperoleh dari suplemen kehamilan dan juga susu khusus kehamilan.

Berikut ini merupakan beberapa manfaat asam folat bagi ibu hamil yang harus Anda ketahui :

1.Dapat Mencegah Cacat Tabung Saraf

Asam folat ini berperan sangat penting untuk membantu tabung saraf bayi untuk berkembang dengan baik. Selain itu, asam folat juga bisa menghindarkan bayi dari risiko terkena cacat pada tabung saraf, seperti anensefali dan spina bifida.

Anensefali merupakan salah satu kondisi di mana bayi yang dilahirkan tanpa otak dan tulang tengkorak. Bayi yang menderita anensefali ini pada umumnya akan meninggal setelah dilahirkan.

Sementara itu, spina bifida adalah suatu kelainan yang bisa membuat bayi mempunyai celah pada tulang belakang dan pada saraf tulang belakang. Bayi yang telah mengalami kondisi ini akan berisiko mengalami berbagai komplikasi, mulai dari kesulitan dalam berjalan, infeksi otak dan saraf tulang belakang, masalah tumbuh kembang, sampai kecacatan permanen.

Tidak hanya tabung saraf, beberapa peneliti juga telah mengemukakan bahwa asam folat bisa mencegah terjadinya bibir sumbing daan penyakit jantung bawaan pada bayi.

2.Menurunkan Risiko Terkena Preeklamsia

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ibu hamil yang mendapat cukup asupan asam folat pada sejak trimester kedua kehamilan akan mempunyai risiko yang lebih kecil untuk mengalamim preeklamasia. Kondisi ini adalah salah satu komplikasi kehamilan yang telah ditandai dengan peningkatan tekanan darah, bengkak-bengkak, dan juga peningkatan kadar protein dalam urine.

Menderita preeklamsia biasanya akan meningkatkan risiko pada ibu mengalami eklamsia atau kejang yang berbahaya pada saat hamil. Preklamsia juga bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan keadaan berat badan kurang.

3.Mencegah Keguguran

Mencukupi asupan asam folat dalam harian sebelum dan selama hamil juga telah diyakini dapat mencegah terjadinya keguguran. Keguguran adalah hilangnya kehamilan atau kematian pada janin saat usia kehamilan masih tergolong muda, yaitu sekitar kurang dari 20 minggu.

Selain keguguran, asam folat juga telah dipercaya mampu menurunkan risiko terjadinya beberapa gangguan pada kehamilan lain, seperti kelahiran yang prematur dan gangguan pertumbuhan pada janin di dalam kandungan.

4.Mencegah Terkena Anemia

Anemia atau kurang darah merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak dialami oleh para ibu hamil di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Anemia pada saat hamil akan menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan yang akan berpotensi mengancam nyawa pada ibu dan bayi. Oleh karena itu, ibu hamil harus mendapatkan asupan asam folat dan zat besi yang cukup.

Makanan yang Mengandung Asam Folat

Apakah Asupan Asam Folat Sangat Penting untuk Ibu Hamil ?

Ibu hamil di harapkan untuk mendapatkan asam folat secara alami dengan melalui makanan bergizi. Karena, selain asam folat nutrisi lain yang sangat dibutuhkan ibu hamil dan bayi juga bisa didapat, seperti kalsium, serat, vitamin A, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung asam folat :

1.Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari adalah sumber asam folat yang sangat baik. Selain  itu, makanan ini juga telah mengandung vitamin E dan zat besi yang sangat ditubuhkan pada ibu hamil. Keduanya dapat mencegah kerusakan pada sel dan meningkatkan energi pada ibu. Biji bunga matahari ini juga bisa dijadikan cemilan sehat untuk ibu hamil.

2.Kacang Tanah

Kacang tanah ini termasuk dalam sumber asam folat untuk ibu hamil. Segenggam kecil atau 30 gram kacang tanah, dapat memberi seperlima kebutuhan asam folat pada per hari.

Selain itu, selai kacang tanah atau (peanut butter) juga banyak mengandung asam folat. Namun, perlu Anda ingat kacang tanah juga banyak mengandung lemak. Nah, untuk ibu hamil yang mempunyai masalah dengan lemak, bijaklah dalam mengonsumsi kacang tanah.

3.Sayuran Hijau

Asam folat untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah sayuran hijau, contohnya sayur bayam, kangkung, seledri, dan lobak. Satu porsi (satu cangkir) akan banyak mengandung asam folat dengan sebanyak 263 mikrogram, hampir setengah kebutuhan asam folat untuk perhari.

Selain bayam, ibu hamil juga dapat mengonsumsi kale, selada romaine, collard, dan lobak hijau untuk memenuhi kebutuhan asam folat untuk harian.

4.Buah-buahan

Buah pepaya adalah salah satu buah-buahan yang kaya akan asam folat, kira-kira untuk menyediakan seperempat kebutuhan asam folat pada perhari. Selain itu, ada juga jeruk dan grapefruits yang telah mengandung sekitar 30 sampai 40 mikrogram asam folat. Buah-buahan ini dapat ibu jadikan untuk menu sarapan dengan mengolahnya menjadi smoothie.

Leave a Reply

Your email address will not be published.